Linux: Menjalankan Perintah di Belakang Layar (Background)

Terakhir diperbaharui: Jumat, 03 Februari 2017 pukul 11:43
Tautan: http://darto.id/7a

Terkadang ada perintah atau command di Linux yang kita inginkan untuk berjalan terus dibelakang layar tanpa harus selalu kita pantau di Terminal atau console. Contoh perintah yang ingin saya praktekkan langsung adalah untuk menjalankan system monitor, glances.

Menambahkan & setelah perintah

glances -w &

Perintah ini akan berhenti setelah session anda selesai saat menggunakan Terminal.

Menambahkan & setelah perintah dan kemudian disown

glances -w &

Setelah mengetik perintah diatas, kemudian ketik lagi perintah berikut:

disown

Penggunaan disown ini agar perintah yang kita ketikkan tadi masih terus berjalan walaupun session kita sudah selesai saat menggunakan Terminal.

Menambahkan perintah &>/dev/null &

glances -w &>/dev/null &

Terkadang ada perintah yang menampilkan pesan setelah perintah tersebut dijalankan. Nah, agar menjalankan perintah dibelakang layar dan tidak menampilkan pesan-pesan tertentu, gunakan /dev/null. Dan jika ingin perintah tersebut berjalan terus, jalankan kembali perintah disown.

Nohup dan & dan /dev/null

nohup glances -w &>/dev/null &

Dengan perintah nohup sebelum perintah dan menambahkan dengan &>/dev/null & maka akan memungkinkan perintah tersebut berjalan terus menerus dan tanpa menampilkan pesan-pesan tertentu. Nohup ini mem-bypass sinyal HUP (signal hang up). *duh tau deh bahasa Indonesia nya apa, ampe susah ngartiin ke bahasa Indonesia, binggung gue.

Karena keseringan saya menjalankan perintah yang harus terus menerus berjalan di background atau di belakang layar, saya pilih cara terakhir.

Dan untuk melihat perintah yang sudah kita jalankan, bisa dilihat dengan perintah:

jobs

 

 

Shoutcast 1.9.8

Bagi yang masih suka mencari broadcast tools shoutcast untuk versi lama, mungkin bisa download dari LcHost. Shoutcast server saat ini sudah menggunakan versi 2 tapi terkadang untuk kemudahan dan simplenya, masih banyak yang menggunakan shoutcast server v1 untuk dijadikan radio streaming.

Virtualmin: Redirect HTTP to HTTPS

Terakhir diperbaharui: Senin, 10 Oktober 2016 pukul 19:02
Tautan: http://darto.id/6t

Saya memilih Virtualmin untuk web panel pada server yang biasa digunakan karena tiada lain karena mudah proses installansinya dan pengembangannya juga masih aktif terus dari tahun ke tahun.

Setelah proses selesai dan menambahkan user atau domain ke server, biasanya kalau diakses masih suka muncul error yang menunjukkan harus menggunakan https, bukan http untuk mengakses web panel (virtualmin).

virtualmin-error-document-https

Kalau saya sarankan sih untuk tetap menggunakan https, jadinya yang akan dibahas adalah, bagaimana otomatis ke https ketika user mengakses ke web panel, karena kecenderungannya adalah user langsung mengetikkan URL tanpa mengetikkan juga didepannya http atau https. Untuk settingnya bisa masuk ke Webmin => Webmin Configuration => SSL Encryption dan pada setting Redirect non-SSL requests to SSL mode? di pilih Yes.

virtualmin-setting-webmin-force-https

Nah, setelah di save konfigurasinya, bisa dicoba akses url/domain:10000 di browser, apakah sudah diredirect ke https atau belum. Kalau sudah ya berarti beres #lahiyalaaaaaaaahh. Tapi kalau di user masih belum juga ototmatis redirect ke https, mungkin bisa di setting juga Server Templates di Virtualmin, dengan cara Virtualmin => System Settings => Virtualmin Configuration dan pada kolom SSL settings pilih Yes pada pilihan Redirect HTTP to HTTPS by default?.

virtualmin-virtualmin-configuration-force-to-https

Dan langkah terakhir dari kedua langkah di atas adalah klik save #yaiyalaaaahhh.

Semoga bermanfaat, bagi yang gak ngerti apa yang saya bicarakan diatas, itu bukan masalah dan salah saya, xixixi.

Mac: Cara Mendapatkan IP Public Melalui Terminal (Command Line)

Terakhir diperbaharui: Jumat, 16 September 2016 pukul 22:29
Tautan: http://darto.id/6n

Memang mudah untuk bisa mencari IP public, sekarang sudah banyak web tool yang bisa menunjukkan IP public kita, tapi kekurangannya adalah kita harus membuka browser dulu. Bagi antum yang lagi males buka browser, dan bagi antum yang sedang lagi coding atau yang sering bermain dengan Terminal di Mac atau Linux mungkin bisa membantu pakai cara berikut untuk mengetahui IP public.

Eh…. bukan menggurui tapi ini mah cuma sharing aja ya, afwan kalau ternyata udah basi infonya atau antum semua udah tau. Ya kalau gitu buat arsip aja lah, hehehe.

Antum bisa coba ketik perintah berikut ini di Terminal punyanya Mac atau Linux:

dig +short myip.opendns.com @resolver1.opendns.com

atau

curl ipecho.net/plain; echo

atau

curl ifconfig.co

Dari ketiga cara tersebut yang paling cepat kalau di urutkan adalah pertama, ke 3 kemudian ke 2. Ya mungkin juga nantinya akan bergantung juga dengan koneksi antum juga, tentunya, hehehe.

OK deh selamat mencoba, oh iya, cara-cara diatas tentunya mewajibkan anda harus online atau connect ke internet ya, jangan sampai nyoba-nyoba perintahnya tapi lupa connect ke internet dulu, xixixixi. Eh…. tapi bisa juga sih tuk ngetest kalau jaringannya sebetulnya connect ke internet atau enggak. Eh lagi nih…. cara di atas ntuh belum pernah dicoba dibelakang proxy ya, kalau ada yang pernah nyoba, silakan atuh share.

Bagi pecinta Windows, mungkin bisa install dig.exe dengan mengikuti petunjuk dari samclass dan bisa install curl.exe dengan mengikuti petunjuk dari support zendesk.

Linux: Kill Process

Terakhir diperbaharui: Kamis, 25 Agustus 2016 pukul 15:12
Tautan: http://darto.id/7

Dari semalaman pusing juga mau setup shoutcast tuk streaming radio di daerah Semarang. Pakai perintah

ps aux | grep sc_serv

gak nongol juga yang dicari. Biasanya cuma pakai perintah ini ya ketemu. Sekarang kok aneh ya. Karena rencananya mau diganti password dan informasinya. Dicoba pakai Webmin, dilihat processnya juga gak ada. Mmmm… mungkin ilmunya belum nyampe nih.

Tanpa berputus asa. Nah, akhirnya nyoba command “top“, eh malah binun bacana. Akhirnya pakai perintah

top -n 1 -b > top-output.txt

Coba baca, eh malah binun juga bacana, terlebih gak nemu juga apa yang dicari secara specific atau mungkin karena ilmunya belum sampai aja yah, xixixi.

Terakhir, mending diem aja dulu deh, dinginin pikiran tuk cari sudut pandang lain. Walah, malah jadi inget anak istri, tapi Alhamdulillah, memang jadi rileks, hehehe. Nah, KETEMU. Karena aplikasinya jalan di port 80, tinggal pakai perintah

netstat -nlp|grep 80

Kena deh, ketemu PID nya, dan langsung aja kill processnya dengan perintah

kill -9 PID

Ternyata sama aja dengan kehidupan ya, hehehe. Karena kita terbiasa dengan sesuatu apa yang kita lakukan dalam menyelesaikan masalah, dan ketika masalah itu tidak terselesaikan, kita nya jadi gerabak gerubuk atau hal lainnya yang negatif. Tapi kalau dinginkan kepala terlebih dahulu, dan bukannya lari dari permasalahan, melainkan dengan melihatnya dari sudut pandang lain, Insya Allah akan dituntun jalan yang benar untuk menyelesaikan masalahnya.

SIP, life must go on.

Linux: How to Make File Cannot be Deleted

Terakhir diperbaharui: Kamis, 25 Agustus 2016 pukul 15:12
Tautan: http://darto.id/9

The command is:

chattr +i filename

And to disable it:

chattr -i filename

From man chattr:

A file with the i attribute cannot be modified: it cannot be deleted or renamed, no link can be created to this file and no data can be written to the file. Only the superuser or a process possessing the CAP_LINUX_IMMUTABLE capability can set or clear this attribute.

 

source: serverfault

Fix Unknown media type

Terakhir diperbaharui: Kamis, 25 Agustus 2016 pukul 15:12
Tautan: http://darto.id/d

Lagi senang main sama pinguin nih, jadinya apa pun di coba dan di oprek. Dulu sih pernah ngoprek tapi males karena belum ada koneksi internet di rumah. Di kantor pun dulu pernah ngoprek tapi terganggu terus karena harus melayani para expatriate dan juga di lapangan.

Tiba-tiba sekarang kalau jalankan perinta:

sudo apt-get update

eh muncul yang sangat membuat tidak betah di mata, xixixixi.

Unknown media type in type 'all/all'
Unknown media type in type 'all/allfiles'
Unknown media type in type 'uri/mms'
Unknown media type in type 'uri/mmst'
Unknown media type in type 'uri/mmsu'
Unknown media type in type 'uri/pnm'
Unknown media type in type 'uri/rtspt'
Unknown media type in type 'uri/rtspu'

Mungkin habis menginstall kdenlive untuk editing video atau aplikasi lainnya yang menyangkut aplikasi multimedia. Untuk memperbaikinya cukup dengan comman:

sudo rm /usr/share/mime/packages/kde.xml 
sudo update-mime-database /usr/share/mime

Dan setelah coba lagi tuk jalankan command sudo apt-get update, yang bikin tidak enak dipandang di mata akhirnya hilang juga, hehehe.

Selamat mencoba